www.peristiwaJatim.com.ǁSumenep,28 Mei 2026-Kasus dugaan pembacokan yang menimpa Albet Imam Milhak (21), warga Dusun Gunung Putih, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, hingga kini masih belum menemui titik terang.
Keluarga korban mengaku kecewa karena dua terduga pelaku belum diamankan, meski laporan disebut telah masuk ke Polsek Prenduan sejak sepekan lalu.
Salah satu keluarga korban, Shafik, mengaku kecewa lantaran hingga kini kedua terduga pelaku berinisial MU dan B masih belum ditangkap aparat kepolisian.
“Sudah lebih dari satu minggu sejak kejadian dan sudah dilaporkan ke Polsek Prenduan. Tapi sampai sekarang pelakunya belum diamankan dan masih berkeliaran,” kata Shafik, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, lambannya penanganan kasus tersebut memunculkan pertanyaan di pihak keluarga korban.
Ia bahkan menduga ada kelalaian dalam proses penanganan hukum oleh pihak kepolisian setempat.
“Kami berharap polisi segera mengambil tindakan. Karena ini menyangkut keselamatan dan nyawa korban,” harap Safik.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun media, peristiwa itu terjadi pada Senin (18/5/2026).
Saat itu korban disebut sedang dalam perjalanan pulang dari pasar bersama bibinya.
Sesampainya di area jembatan Dusun Nong Pote, Sumenep, korban diduga diadang oleh sejumlah orang sebelum akhirnya dikeroyok dan disabet senjata tajam jenis celurit.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan hingga kini masih menjalani perawatan medis.
Sementara itu, Polsek Prenduan Sumenep belum memberikan respons hingga berita ini ditulis.
