Update Jasad Wanita dengan Boneka Kuning di Bangkalan, Polisi Sebut Korban Penganiayaan

www.peristiwaJatim.com.ǁBangkalan,23April 2026-Ditemukannya jasad wanita di pinggir Jalan Kampung Geladak Celleng, Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Madura, pada Rabu (22/4/2026) malam, masih meninggalkan segudang misteri di benak masyarakat.

Hingga Kamis (23/4/2026) siang, belum diketahui identitas jasad perempuan tersebut.

Namun dugaan kuat bahwa perempuan tersebut adalah korban penganiayaan disampaikan Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama.

“Diduga untuk sampai saat ini yang bersangkutan merupakan korban tindak pidana penganiayaan,” ungkap Agung di hadapan sejumlah awak media di ruang kerjanya, Kamis (23/4/2026).

Jasad perempuan itu pertama kali ditemukan warga yang sedang melintas sekitar pukul 21.00 WIB.

Sebagaimana disampaikan Kapolsek Blega, AKP Syamsuri  .

Beberapa video yang beredar, tampak sejumlah warga bahkan sempat menyalakan senter untuk memastikan wajah dan kondisi perempuan misterius tersebut.

Tidak ditemukan identitas di lokasi yang berdekatan dengan kuburan itu.

Di dekat tangan korban, ditemukan sebuah boneka berwarna kuning dengan bercak darah pada bagian kaki.

Perempuan itu mengenakan kaus lengan panjang berwarna hitam, dipadu celana jeans berwarna biru dongker.

Terdapat sobekan pada bagian celana di bagian pangkal paha yang diduga akibat sabetan senjata tajam.

Selain beberapa video, beredar pula rekaman suara seorang pria yang menyebutkan, ‘telah ditemukan mayat pembunuhan di Desa Lombang Dajah, tepatnya di Deg (Geladak) Celleng. Pola bede se (mungkin ada yang) kenal, neser (kasihan) tidak ada identitas, orangnya luka bacok ditemukan meninggal’.

Proses evakuasi dilakukan personel Polsek Blega besama puskesmas.

Jasad korban tiba di Kamar Pemulasaran Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan sekitar pukul 23.40 WIB.

“Berawal dari laporan masyarakat yang menyampaikan adanya seorang perempuan dengan tubuh tergeletak bersimbah darah. Kami tindak lanjuti dengan menuju ke TKP, di lokasi tidak kami ketahui identitasnya dan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Agung

Ada 4 Luka Diduga Bekas Sabaten Senjata Tajam

Agung menambahkan, jasad perempuan itu tiba di Kamar Pemulasaran Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan sekitar pukul 23.40 WIB untuk dilakukan pemeriksaan atau autopsi oleh tim medis serta Unit Inafis Satreskrim Polres Bangkalan.

“Hingga siang ini, penyidik Polres Bangkalan masih mendalami berkaitan identitas korban, termasuk melakukan penyelidikan untuk mengurai motif pelaku,” pungkas Agung.

Dokter Forensik RSUD Syamrabu Bangkalan, dr Edy Suharta menjelaskan, proses autopsi terhadap korban berakhir pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 02.15 WIB.

Dia mengatakan, terdapat sejumlah luka pada tubuh korban akibat sabetan senjata tajam.

“Sekitar tiga jam kami melakukan autopsi, ada luka pada dada, perut, dan pinggang, beberapa organ dalam juga terkena (sabetan),” ujar dr Edy.