www.peristiwaJatim.com.ǁSampang,20 Mei 2026-Faktor ekonomi disebut menjadi salah satu pemicu para pelaku nekat melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (20/5/2026).
Hal itu terungkap dari pengungkapan 16 kasus curanmor oleh Satreskrim Polres Sampang yang menyeret 17 tersangka dari berbagai wilayah.
Kapolres Sampang, AKBP Hartono, mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian pelaku melakukan aksi pencurian karena alasan ekonomi dan kebutuhan hidup.
“Mayoritas pelaku merupakan warga Kabupaten Sampang. Motif yang ditemukan salah satunya dipengaruhi faktor ekonomi,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Tekanan kebutuhan ekonomi mendorong pelaku mencari jalan pintas dengan mencuri sepeda motor yang kemudian dijual kembali untuk mendapatkan uang secara cepat.
Aksi curanmor tersebut terjadi di sejumlah kecamatan, seperti Omben, Torjun, Sampang Kota, Kedungdung, Jrengik, Tambelangan hingga Pangarengan.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pelaku meliputi area permukiman, tepi jalan, hingga tempat umum seperti area parkir masjid dan pusat keramaian.
Faktor Lain
Selain faktor ekonomi, polisi juga menemukan para pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan yang memarkir motor tanpa sistem keamanan tambahan.
Sehingga Polres Sampang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci ganda maupun perangkat keamanan tambahan saat meninggalkan kendaraan.
“Peran masyarakat sangat penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku. Jangan memberi kesempatan kepada pelaku dengan memarkir kendaraan tanpa pengamanan,” pungkasnya.
