www.peristiwaJatim.com.ǁSumenep,28 April 2026-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, mulai mendorong langkah konkret untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi transaksi elektronik di berbagai sektor pelayanan.
Hal itu seperti yang disampaikan Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Faisal Muhlis.
Langkah tersebut dilakukan dengan upaya memperkuat koordinasi lintas sektor yang melibatkan sejumlah instansi dan elemen masyarakat dalam satu forum strategis.
Menurutnya, penerapan transaksi elektronik menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk membawa Sumenep lebih maju. Dengan transaksi elektronik, kita tidak hanya meningkatkan capaian PAD, tetapi juga membangun sistem yang lebih transparan dan tepercaya,” kata Faisal Muhlis, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, digitalisasi transaksi bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan mendesak di tengah tuntutan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Ia menilai, sistem elektronik mampu meminimalisasi potensi kebocoran pendapatan sekaligus meningkatkan penerimaan daerah secara lebih terukur.
Libatkan Berbagai Pihak
Menurutnya, DPRD Sumenep telah melibatkan berbagai pihak, di antaranya Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), BPRS, hingga PC PMII Sumenep.
Keterlibatan lintas sektor itu dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat implementasi kebijakan secara menyeluruh.
“Sinergi antara legislatif, eksekutif dan elemen masyarakat sangat penting agar kebijakan ini bisa berjalan efektif,” katanya.
Faisal menambahkan, pihaknya juga telah memberikan sejumlah masukan konstruktif dalam penerapan transaksi elektronik tersebut.
Politisi PAN Sumenep ini berharap, kolaborasi antarlembaga ini dapat menjadi tonggak dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang lebih modern, transparan, serta berdaya saing.
“Pelibatan semua pihak ini menjadi bukti bahwa kami membuka ruang partisipasi bagi masyarakat dalam pembangunan dan kemajuan daerah,” terangnya.
