Universitas Trunojoyo Madura Kecam Pengrusakan saat Demo Besar-besaran, Dukung Penegakan Hukum

www.peristiwaJatim.com.ǁBangkalan,1 September 2025-Dengan mengamati secara seksama perkembangan situasi nasional dan regional dalam beberapa hari terakhir, khususnya terkait aksi demonstrasi besar-besaran di sejumlah daerah, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengecam keras tindakan pengrusakan, tindakan brutal, kekerasan, dan penjarahan karena dinilai sebagai bentuk penyimpangan dari demokrasi yang sehat.

Pernyataan tegas UTM itu terangkum dalam pernyataan sikap yang ditandatangani Rektor Prof Dr Safi’, SH MH, Minggu (31/8/2025) malam, sebagai respon atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

UTM menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut;

  1. Keprihatinan dan Turut Berduka Mendalam

UTM menyampaikan keprihatinan, belasungkawa dan duka yang mendalam dari berbagai aksi demonstrasi yang terjadi hingga menimbulkan korban yang tidak kita inginkan Bersama (inna lillahi wa inna ilaihi rojiun)

  1. Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Pancasila dan Konstitusi

UTM menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah hak konstitusional yang dijamin Pasal 28 UUD NKRI tahun 1945. Namun pelaksanaannya harus bertanggung jawab dan tidak melanggar hukum, etika sosial, tidak mengganggu ketertiban umum, serta tetap berada dalam nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua dan kelima: Kemanusiaan yang adil dan beradab serta Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

  1. Mengecam Tindakan Anarkis dan Pengrusakan

UTM mengecam keras setiap tindakan brutal, kekerasan, pengrusakan, dan penjarahan sebagai bentuk penyimpangan dari demokrasi yang sehat.

  1. Mendukung Penegakan Hukum dan Stabilitas Sosial atau Pemulihan

Kondisi Sosial

UTM mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh pemerintah yang berwenang dalam penegakan hukum dan menjaga ketertiban Masyarakat serta pemulihan kondisi nasional dengan mengedepankan dialog damai dan prinsip-prinsip keadilan, kolaboratif, dan mengedepankan musyawarah sebagai cerminan demokrasi Pancasila.

  1. Mendorong Etika Akademik dan Kritis yang Konstruktif dan Bermoral

Menghimbau kepada mahasiswa, tenaga kependidikan dan dosen di lingkungan UTM dalam menyampaikan aspirasi dengan cara akademik, kritis, konstruktif dan bermartabat sebagai bentuk tanggung jawab moral.

6. Berkomitmen sebagai Bagian dari Solusi Bangsa

Sebagai kampus dengan visi Unggul, Tangguh, dan Mandiri, UTM siap menciptakan ruang akademik yang solutif dan inklusif bagi kepentingan bangsa.

  1. Berkomitmen menjalankan nilai, prinsip, tugas dan fungsi Aparatur

Sipil Negara (ASN)

UTM berpegang teguh pada nilai nilai dasar ASN, Prinsip, Tugas dan Fungsi ASN sebagai perekat dan pemersatu bangsa. UTM percaya bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjaga kewarasan demokrasi, merawat akal sehat publik, serta membangun ruang diskusi yang damai, solutif, dan mencerahkan.

Dalam semangat “Unggul, Tangguh, dan Mandiri”, UTM mengajak seluruh civitas akademika untuk tetap menjunjung etika, berpikir kritis, santun, dan ikut serta menjaga stabilitas

nasional.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional UTM. Semoga bangsa Indonesia senantiasa diberi kekuatan ketangguhan dan

kedewasaan dalam menghadapi situasi dan kondisi saat ini, serta mampu menjaga keutuhan dan persatuan nasional.