Pickup Hantam Pohon di Bangkalan Tewaskan Satu Orang, Beredar Isu Uang Rp 20 Juta Hilang
www.peristiwaJatim.com.ǁBangkalan,22 Januari 2026-Terjadi kecelakaan maut di Bangkalan, Madura, tepatnya di Jalan Raya Desa Bulukagung, Kecamatan Klampis, Bangkalan, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 04.10 WIB.
Kecelakaan tunggal yang dialami Mitsubishi L300 itu, mengakibatkan seorang penumpang tewas dan dua orang lainnya menderita luka ringan dan luka berat.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama mengungkapkan, kendaraan Pickup L300 dengan nopol M 9463 CT itu dalam perjalanan pulang setelah mengirim bawang.
Namun setiba di lokasi kejadian, mobil berisikan dua penumpang dan satu sopir itu mengalami kecelakaan tunggal setelah menghantam pohon di pinggir jalan.
“Kendaraan itu melaju dari arah barat ke timur. Namun diduga karena microsleep (tertidur sesaat), laju mobil oleng ke sisi kiri dan menabrak pohon di bahu jalan,” ungkap Agung, Kamis (22/1/2026).
Satu korban berinisial R meninggal dunia, sopir kendaraan, pria berinisial A (22), warga Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan menderita luka berat, dan satu penumpang lainnya berinisial E, menderita luka ringan.
Diduga kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi sehingga terjadi benturan keras yang mengakibatkan bagian depan kendaraan kondisinya ringsek.
Mobil terhenti dengan posisi melintang di tengah jalan.
Evakuasi dilakukan personel Polsek Klampis dibantu masyarakat sekitar setelah tiga korban dibawa ke puskesmas.
“Tiga korban sempat dilarikan ke Puskesmas Klampis, namun dua di antaranya dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan,” pungkas Agung.
Beredar Rekaman Suara, Uang Rp 20 Juta Hilang
Di balik kecelakaan tunggal kendaraan Mitsubishi L300 nopol M 9463 CT, beredar voice note atau rekaman suara pria dalam bahasa Madura berdurasi 10 detik yang menyampaikan, ‘Ajiyah reng roma, setong mateh, pessenah bedeh ngebeh, dupolo jutah bedeh ngalak (Itu orang sekitar rumah, uangnya ada yang membawa, Rp 20 juta ada yang mengambil).’
Dikonfirmasi berkaitan dengan voice note yang beredar di sejumlah grup WhatsApp itu, Kapolsek Klampis, Iptu Heri Dwi Irianto mengungkapkan, tiga korban penumpang kendaraan L300 itu dievakuasi oleh kendaraan lain, yakni Toyota Avanza berwarna hitam ke Puskesmas Klampis.
“Dari tiga korban itu, satu orang di antaranya yang menderita luka ringan dalam kondisi sadar dan bisa diajak berkomunikasi. Orang berkendara mobil Avanza itu diakui sebagai saudaranya, yang membawa barang-barang termasuk kemungkinan uang itu tadi,” ungkap Dwi
Ia menjelaskan, salah satu anggota polsek saat berada di Puskesmas Klampis sempat menanyakan kepada pihak pengendara mobil Avanza yang dijawab akan diserahterimakan, namun menunggu pihak keluarga yang lain.
“Jadi mohon maaf karena (korban) sudah ada di puskesmas dan kondisi (kecelakaan) tidak ada lawan, jadi kami kembalikan ke keluarganya. Kami hanya melakukan tindakan awal, berkomunikasi dengan unit laka, dan membuat laporan narasi yang dikirim ke kasi humas,” pungkas Dwi.
Pernyataan tersebut dipertegas melalui klarifikasi dari Syaiful Anwar selaku cucu dari salah seorang korban kecelakaan tunggal tersebut.
Ia menyatakan, dirinya telah menerima penyerahan uang dari pemilik kendaraan Toyota Avanza warna hitam yang mengevakuasi para korban ke puskesmas.
“Saya yang serah terima uang di RSUD Junok (Syamrabu), bahwa tidak ada uang yang hilang. (Voice note) Itu hanya wacana dari sebagian orang yang tidak jelas dan itu bukan dari pihak keluarga atau korban,” ujarnya singkat melalui pesan suara yang dikirim ke Polsek Klampis.

