Pemkab Sumenep Gelontorkan DAK Rp 8,6 M untuk Rekonstruksi Jalan Pabian-Kangayan Pulau Kangean
www.peristiwaJatim.com.ǁSumenep,20 Januari 2026-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mendapat suntikan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.
Tahun ini, anggaran sebesar Rp 8,6 miliar dialokasikan khusus untuk rekonstruksi ruas Jalan Pabian-Kangayan di Pulau Kangean, Sumenep.
Proyek strategis tersebut saat ini telah memasuki tahapan akhir proses pengadaan.
Berdasarkan hasil tender sementara, paket pekerjaan rekonstruksi jalan itu dimenangkan oleh CV Geometrik Jaya Utama, perusahaan asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dengan nilai penawaran Rp 8.405.773.406.
Saat ini, proses lelang masih berada dalam masa sanggah.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Sumenep, Salamet Supriyadi membenarkan adanya proyek rekonstruksi jalan di Pulau Kangean yang bersumber dari DAK tahun anggaran ini.
“Iya, tahun ini memang ada proyek rekonstruksi jalan di Pulau Kangean. Dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus,” jawab Supriyadi, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, proyek tersebut merupakan kelanjutan pekerjaan tahun sebelumnya, sehingga pelelangan dilakukan lebih awal agar pelaksanaan fisik bisa segera dimulai dan target pembangunan tercapai tepat waktu.
“Proses tender hampir selesai. Sekarang masih dalam tahapan masa sanggah,” katanya.
Arti Strategis
Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Wahyudi menilai, pembangunan jalan di Pulau Kangean memiliki arti strategis bagi masa depan masyarakat kepulauan.
Menurutnya, proyek tersebut tidak semata pembangunan fisik, melainkan upaya membuka akses dan harapan baru bagi warga.
“Pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Jalan yang layak akan memperlancar mobilitas masyarakat dan membuka peluang ekonomi yang selama ini terhambat akibat keterisolasian wilayah,” kata Wahyudi.
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu menegaskan, Pulau Kangean menyimpan banyak potensi, mulai dari sumber daya alam, kekayaan budaya, hingga kualitas sumber daya manusia.
Namun, potensi tersebut sulit berkembang tanpa dukungan infrastruktur yang memadai.
“Pembangunan jalan adalah fondasi penting dalam pemerataan pembangunan, keadilan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kepulauan,” tegasnya.
Karena itu, DPRD Sumenep menyatakan mendukung penuh proyek rekonstruksi Jalan Pabian-Kangayan dengan catatan pelaksanaannya mengedepankan prinsip keberlanjutan, transparansi, serta melibatkan masyarakat lokal.
“Jalan ini bukan hanya menghubungkan desa ke desa, tetapi menghubungkan Kangean dengan kemajuan. Kami di DPRD akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah agar pembangunan infrastruktur kepulauan bisa dipercepat,” katanya.
Dengan demikian, pihaknya berharap proyek tersebut dikerjakan secara maksimal agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat Pulau Kangean.
“Saya harap dikerjakan dengan kualitas yang baik, sehingga benar-benar berdampak bagi warga,” harapnya.

