www.peristiwaJatim.com.ǁBangkalan,24 Februari 2026-Sejumlah video tentang warga menghalau para pengendara sepeda motor berusia remaja beredar luas di media sosial pada Senin (23/2/2026) sore.
Satu video di antaranya merupakan rekaman CCTV, yang memperlihatkan aksi segerombolan remaja berlari melakukan pengejaran dan beberapa remaja lainnya mengendarai sepeda motor.
Selepas waktu berbuka puasa, informasi tentang jatuhnya korban dari insiden itu menyeruak di lingkungan netizen.
Bahkan disebutkan terdapat tiga korban; dua korban menderita luka dan satu korban meninggal dunia.
Informasi simpang siur itu berawal dari beredarnya foto-foto korban terluka dan satu foto korban meninggal dunia.
Dalam rekaman CCTV tercatat bahwa peristiwa saling kejar antarremaja itu terjadi pada pukul 01.30 WIB.
Namun beredarnya foto-foto tentang korban meninggal dunia itu dibantah Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama ketika dikonfirmasi di mapores pada Senin malam.
“Dari peristiwa tersebut hanya satu orang mengalami luka di kepala dan sudah mendapatkan tindakan medis di puskesmas. Korban juga sudah dibawa pulang pihak keluarga. Untuk informasi meninggal dunia seperti yang beredar, itu tidak ada,” tegas Agung, Senin (23/2/2026).
Korban Luka
Agung menjelaskan, korban berinisial FA (21), warga Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.
FA merupakan pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas dalam perjalanan pulang dari Surabaya.
Setiba di sisi timur Jembatan Morkepek, Kecamatan Labang, atau flyover pertama akses Suramadu, korban menepikan motornya untuk buang air kecil.
Tidak lama kemudian, datang sekelompok pemuda dengan mengendarai sepeda motor.
“Sekitar 15 motor datang dari arah timur Jembatan Morkepek sambil membawa balok kayu dan senjata tajam dan langsung menyerang. Korban FA menderita luka pada leher belakang di belakang telinga dan luka lecet pada atas pelipis sisi kanan,” jelas Agung.
Beruntung saat kejadian, beberapa warga di sekitar lokasi berhamburan ke jalan setelah korban berlari mencari perlindungan ke rumah warga.
Merespons itu, sejumlah warga berhamburan ke jalan raya untuk menghalau gerombolan pemuda yang memilih kabur ke arah timur.
“Saat ini kasusnya sedang didalami Unit Reskrim Polsek Sukolilo untuk menguak asal-usul kelompok remaja yang diduga melakukan pengeroyokan,” pungkas Agung.
