Sempat Dinyatakan Hilang, Mualim I Kapal LCT Ditemukan Tewas di Pesisir Tanjung Jati Bangkalan

www.peristiwaJatim.com.ǁBangkalan,11 Mei 2026-Keberadaan jasad pria mengapung lengkap dengan pakaian kerja berwarna oranye menjadi perhatian masyarakat pesisir Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Diketahui, jasad itu ternyata seorang Anak Buah Kapal (ABK) LCT Kinta Perjaya yang dinyatakan hilang sejak Minggu (10/5/2026) malam.

Data yang dihimpun dari Kasat Polair Polres Bangkalan, Iptu Muarif menyebutkan, jasad pria itu bernama Sri Samto (57) Chief atau Mualim I pada Kapal LCT Kinta Perjaya.

Korban diduga mengalami kecelakaan kerja ketika kapal melakukan perbaikan di perairan sisi timur Kenjeran, Surabaya pada Minggu siang.

“Diperkirakan terjatuh dari kapal sekitar pukul 13.45 WIB kemarin, tadi siang sekitar pukul 13.00 WIB jasadnya ditemukan warga pesisir Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kamal,” ungkap Muarif Senin (11/5/2026).

Kronologi Kejadian

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan dari saksi sekaligus rekan kerjanya, Seli Leleulya (21), Oiler Kapal LCT Kinta Perjaya, korban disebutkan bersama delapan ABK lainnya sedang memperbaiki terpal yang terpasang pada ekskavator kapal.

Namun saksi melihat korban mengakhiri pekerjaan lebih awal dari rekan-rekan lainnya.

“Perbaikan terpal rampung pada sekitar pukul 14.40 WIB, beberapa rekannya berupaya mencari keberadaan korban di lingkungan kapal. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung ditemukan,” jelas Muarif.

“Sekitar pukul 21.00 WIB, korban dinyatakan hilang ke pihak KSOP Pelabuhan Surabaya dan diteruskan ke Ditpolarud Polda Jatim,” tambahnya.

Ia melanjutkan, proses evakuasi dilakukan personel Satpolair Polres Bangkalan, Ditpolairud Polda Jatim, serta petugas medis Puskesmas Kamal untuk membawa jasad korban ke Ruang Pemulasaran Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan.