50 Raja Nusantara Merapat ke Sampang, Teken Dukungan untuk Trunojoyo

www.peristiwaJatim.com.ǁSampang,18 Desember 2025-Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Sampang, Madura tahun ini akan menjadi panggung pertemuan para Raja Nusantara.

Kedatangan para raja khusus untuk mendukung pengusulan Pangeran Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional.

Perayaan puncak Hari Jadi Sampang dijadwalkan berlangsung pada 22 Desember 2025, dengan kehadiran sekitar 40 hingga 50 raja dari berbagai wilayah di Indonesia.

Diantaranya, dari Yogyakarta, Cirebon, Lampung, Kalimantan, Lombok, Bali, hingga daerah Nusantara lainnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sampang, Sudarmanta, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Hari Jadi telah dimulai sejak awal Desember dan dirancang untuk menonjolkan kekayaan budaya serta sejarah Sampang.

“Panggung budaya sudah kita laksanakan pada 9 Desember lalu di Alun-Alun Sampang sebagai pembuka rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sampang,” ujarnya, Kamis (18/12/2025).

Menurutnya, kehadiran para Raja Nusantara menjadi momen istimewa sekaligus pembeda peringatan Hari Jadi Sampang tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dalam agenda puncak peringatan tersebut, para raja yang hadir juga dijadwalkan menandatangani pernyataan dukungan terhadap pengusulan Pangeran Trunojoyo.

Dukungan tersebut akan menjadi bagian dari kelengkapan administrasi pengajuan ke pemerintah pusat.

“Berkas pengusulan terus kami lengkapi, termasuk dukungan dari berbagai pihak.”

“Mekanisme pengusulan pahlawan nasional mengikuti ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat,” terangnya.

Tak hanya itu, puncak Hari Jadi Sampang juga akan diwarnai dengan penganugerahan gelar kehormatan kepada Bupati Sampang oleh para Raja se-Nusantara sebagai simbol penghormatan, persaudaraan budaya, dan penguatan ikatan sejarah antarwilayah.

Rangkaian peringatan akan berlanjut pada 23 Desember 2025 dengan prosesi ziarah ke makam Rato Ebu, yang menjadi tradisi tahunan.

Prosesi ziarah akan dimulai dari Pendopo Kabupaten menuju makam dan diikuti para Raja Nusantara dengan menggunakan kereta kencana.

“Prosesi ziarah ini merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai sejarah serta budaya Kabupaten Sampang,” pungkasnya.