Ruang Kelas SDN di Bangkalan Roboh, Tembok Rapuh Menunggu Lama Persetujuan Proposal Rehab
www.peristiwaJatim.com.ǁBangkalan,26 November 2025-Kondisi gedung SDN Kajuanak 4 Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan semakin miris setelah satu ruang kelas roboh pada Senin (24/11/2025) malam.
Kekuatan tembok ruang kelas 1 dan 2 yang telah berusia 20 tahun itu, tidak mampu lagi menahan beratnya menunggu harapan-harapan dari proposal pengajuan rehab gedung yang tak kunjung direspon.
Robohnya satu ruang kelas itu memaksa pihak sekolah menggelar kegiatan belajar mengajar seluruh siswa dengan menumpang di teras rumah warga hingga Rabu (26/11/2025). Keputusan mengungsikan total 104 siswa ditempuh berdasarkan permintaan dari warga dan wali siswa.
“Sekolah kami terdiri dari empat ruang kelas dan satu ruang kantor. Tapi karena sisa ruang kelas yang lain kondisinya juga memprihatinkan, wali murid khawatir dan meminta agar kelas-kelas yang lain tidak ditempati untuk sementara, seluruh siswa diungsikan,” ungkap Kepala SDN Kajuanak 4, Ningsih kepada Tribun Madura.
Ia menjelaskan, seluruh gedung SDN Kajuanak 4 itu dibangun pada tahun 2005 namun hingga kini belum pernah mendapatkan bantuan. Proposal pengajuan rehab gedung terakhir kali dibawa langsung oleh Korwil Galis di tahun 2024 namun masih belum mendapatkan kabar baik.
“Kabarnya mau dapat (bantuan) tahun 2026, cuma bangunannya sudah tidak bisa bertahan hingga roboh pada tanggal 24 November malam. Padahal pagi harinya, ruang kelas yang roboh itu masih digunakan kegiatan belajar mengajar,” jelas Ningsih.
Kronologi
Pagi hari sebelum roboh, lanjutnya, sejumlah siswa melaporkan bahwa kondisi tembok sudah goyang-goyang karena pada bagian sudut tembok sudah tidak menyatu. Kondisi itu direspon pihak guru dengan mengunci ruang kelas setelah mengeluarkan seluruh bangku dari dalam kelas.
“Khawatir anak-anak masuk, akhirnya kelas itu dikunci dan ternyata roboh di malam hari. Tidak ada hujan malam itu, hanya saja memang kondisi tembok dipojokan tidak menyatu, sudah pisah dan sore hari sekitar habis maghrib roboh. Semoga saja segera dibangun kembali,” pungkas Ningsih.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, H Moh Yakub membenarkan bahwa upaya revitalisasi gedung SDN Kajuanak 4 yang roboh karena termakan usia itu memang menjadi prioritas di tahun 2026.
“Saya sudah mengutus teman-teman ke lokasi, sementara kalau khawatir jangan ditempati terlebih dahulu,” singkat Yakub.
Sementara Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Ali Yusri Purwanto mengungkapkan, revitalisasi gedung bisa terkover semua dengan catatan operator sekolah semua kebutuhan.
“Tergantung pengajuan, pusat melihat dari data input-an dan dikomparasikan dengan dapodik yang ada di sekolah. Kalau sama akan terpenuhi, satu sekolah bisa satu paket rehab bahkan UKS bisa mendapatkan,” jelas Yusri.

