Antisipasi DBD Meluas, Puskesmas Gerak Cepat Fogging di Pondok Al-Amien Putri 1 Sumenep
www.peristiwaJatim.com.ǁSumenep,12 November 2025-Puskesmas Pragaan kembali melakukan pengasapan (fogging) di Pondok Pesantren Al-Amien Putri 1, tepatnya di Desa Prenduan Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep pada Rabu (12/11/2025).
Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah tersebut.
Kepala Puskesmas Pragaan, Baharudin Mutheri, S.Kep.Ns menjelaskan bahwa fogging dilakukan sebagai langkah cepat setelah adanya kekhawatiran kasus DBD di sekitar pondok pesantren.
“Fogging ini merupakan upaya pencegahan dini agar rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti bisa diputus,” terangnya saat dikonfirmasi TribunMadura.com.
Namun tegasnya, pihaknya menekankan bahwa fogging bukan solusi utama. Yang terpenting adalah pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing.
Selain itu kata Baharudin, kegiatan fogging dilakukan sesuai pedoman dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan WHO, yakni hanya pada wilayah yang sudah ditemukan kasus DBD atau berpotensi menjadi klaster penularan.
“Fogging juga dilakukan dalam dua siklus dengan jarak 7 – 10 hari untuk memastikan nyamuk yang baru menetas dapat dibasmi,” katanya.
Berantas sarang nyamuk dengan 3 M
Selain fogging, pihak Puskesmas Pragaan terus mengimbau masyarakat agar aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, yaitu:
- Menguras tempat penampungan air,
- Menutup wadah air rapat-rapat,
- Mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air,
- Serta menggunakan kelambu, lotion anti-nyamuk, dan larvasida.
“Fogging hanya efektif jika disertai PSN. Kami harap warga ikut aktif memberantas jentik nyamuk di rumah masing-masing,” tegas Baharudin.

