45 Anak Suspek Campak Dirawat di Puskesmas Tlanakan Pamekasan, Dokter: Gizi Buruk Perparah Kondisi

www.peristiwaJatim.com.ǁPamekasan,9 September 2025-Puskesmas Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura merawat sebanyak 45 anak yang terduga penyakit campak selama Agustus 2025.

Dari 45 anak yang dirawat ini, satu anak meninggal dunia usai dirawat di rumah sakit umum daerah Pamekasan.

Kepala Puskesmas Tlanakan, dr Henny Setyowati menjelaskan, Kecamatan Tlanakan termasuk daerah yang lumayan banyak kasus suspek campak.

Selama Agustus 2025, dia mengaku banyak merawat pasien terduga campak sebanyak 45 orang.

Kemudian 1 pasien meninggal usai dirawat di rumah sakit umum daerah Pamekasan.

“Umumnya menjangkit anak kurang dari 5 tahun yang banyak terduga penyakit campak,” kata dr Henny, Selasa (9/9/2025).

Menurut dr Henny, penyakit campak ini disebabkan oleh virus Morbili.

Biasanya penyakit campak bisa sembuh sendiri bila dengan kondisi imun anak yang bagus, dan makanan dengan gizi seimbang.

Namun ada beberapa kasus campak yang menyerang anak dengan gizi kurang dan gizi buruk.

Sehingga imunnya ikut berkurang dan daya tahan tubuh melemah serta ada penyakit lain yang menyertai.

“Kasus kematian kemarin akhirnya ada komplikasi paru-paru,” ungkap dr Henny.

Pendapat dr Henny, akibat status gizi anak yang buruk akan menyebabkan imunitas anak yang terkena penyakit campak menjadi berkurang.

Ditambah lagi beberapa pasien yang dia rawat orang tuanya menolak imunisasi.

“Kami sudah memberikan edukasi ternyata memang tetap menolak, sehingga kekebalan tubuh terhadap penyakit campak ini memang tidak ada,” tutupnya.