www.peristiwaJatim.com.ǁSumenep,2 April 2026-Sebanyak 13 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep, Madura, hingga kini belum masuk dalam kelompok terbang (kloter) untuk musim haji 2026.
Meski demikian, mereka dipastikan tetap akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kemenag Sumenep, Ahmad Halimy.
Menurutnya, belasan jemaah tersebut berstatus sebagai jemaah cadangan yang masih menunggu penempatan kloter.
“Jemaah cadangan ini tetap akan berangkat tahun ini, hanya saja belum masuk dalam kloter tertentu,” ujarnya pada Kamis (2/4/2026).
Menurut Halimy, peluang jemaah cadangan untuk masuk dalam kloter asal Sumenep masih terbuka, terutama jika terdapat kursi kosong.
Namun, tidak menutup kemungkinan mereka akan digabung dengan kloter dari daerah lain di Jawa Timur.
“Bisa masuk kloter Sumenep, bisa juga digabung dengan kabupaten lain, tergantung penempatan dari provinsi,” paparnya.
Ia juga mengungkapkan, jumlah jemaah cadangan masih berpotensi bertambah.
Hal itu bergantung pada kebijakan lanjutan terkait penyesuaian kuota dari tingkat provinsi.
“Masih memungkinkan bertambah jika ada plotting lanjutan,” tambahnya.
Dengan demikian, pihaknya telah mengingatkan seluruh jemaah cadangan agar selalu dalam kondisi siap berangkat sewaktu-waktu.
“Kami sudah koordinasikan agar mereka siap jika dipanggil kapan saja,” tegasnya.
Total CJH Sumenep
Untuk musim haji 2026, total CJH asal Sumenep yang sudah masuk kloter mencapai 1.330 orang.
Mereka semua terbagi dalam empat kloter, yakni Kloter 77 sebanyak 373 jemaah, Kloter 78 sebanyak 376 jemaah, Kloter 79 sebanyak 373 jemaah, dan Kloter 81 sebanyak 208 jemaah.
Dengan tambahan 13 jemaah cadangan, total keseluruhan CJH Sumenep tahun ini mencapai 1.343 orang.
Nantinya, jemaah cadangan tetap akan berangkat dari Sumenep menuju Asrama Haji Surabaya.
“Selanjutnya, mereka akan digabung dengan kloter dari daerah lain sesuai penempatan yang ditentukan,” terangnya.
